Mengenal
Array Multidimensi dan Penerapanya di PHP
Array multidimensi Merupakan sebuah variabel yang menyimpan
sekumpulan data yang memiliki tipe sama dan elemen yang akan diakses melalui
banyak indeks atau subskrip. Array seperti ini biasa digunakan untuk matik,
array 2 dimensi juga termasuk kedalam array multidimensi.
Array dua dimensi biasanya digunakan untuk merepresentasikan
nilai dari sebuah tabel. mengidentifikasi tiap elemen array harus
dispesifikasikan nilai baris dan kolom. . Array multidimensi sebenarnya adalah
array dari array. [1&2].
Deklarasi array multidimensi dilakukan dengan adanya lebih
dari satu pasangan kurung siku di dalam deklarasi array. [1]
Syntax untuk mendeklarasikan array 2 dimensi adalah: type[ ,
] <namaVariabel>;
Type adalah tipe data dari array dan <namaVariabel>
adalah nama dari array, sedangkan tanda [ , ] memberitahu C# untuk membuat
variabel array 2 dimensi.
Contoh : byte[ , ]
matrix;
Pada contoh diatas kita membuat sebuah array 2 dimensi
dengan nama matrix yang mempunyai tipe data byte.
|
Index ==>
|
"nama_index1"
|
"nama_index2"
|
"nama_index_seterusnya"
|
||||||||||||||||
|
Nilai ==>
|
|
|
Array Seterusnya..
|
Array Multi Dimensi ini bisa berisi array numerik ataupun
array asosiatif (Sudah dibahas di artikel Array Satu Dimensi), atau dicampur
juga boleh seperti contoh yang saya sediakan dibawah. Array Multi Dimensi ini
nantinya akan sangat sering kita gunakan terutama untuk pengambilan data dari
database, hanya saja banyak yang enggak nyadar kalau dirinya sedang menggunakan
Array Multi Dimensi (termasuk saya). Untuk pemanggilan nilanya, kita bisa
memanggil $nama_variabel['index_nya']['index_nya']. Biar gak bingung yuk lihat
contoh dibawah:
Pada contoh dibawah kita akan membuat variabel berisi daftar
anak dari Pa Irvan dan Pa Dodi.
|
<?php
$daftar_anak=array(
"Irvan"=>array("Budi",
"Lisa", "Bagus"),
"Dodi"=>array("sulung"=>"Rizki",
"tengah"=>"Rizal", "bungsu"=>"Rizka")
);
?>
|
Pada contoh
diatas, kita membuat variabel $daftar_anak dimana dimensi pertama berisi Array Asosiatif
yang index-nya adalah "Irvan" dan "Hilman". Nilai dari
"Dodi" berisi array numerik sehingga index-nya diberikan secara
otomatis oleh sistem dimulai dari 0, sedangkan nilai dari "Dodi"
berisi Array Asosiatif sehingga untuk index-nya ditentukan secara manual yaitu
"sulung", "tengah", dan "bungsu" sehingga untuk
menampilkan semua datanya kurang lebih sebagai berikut:
|
<?php
$daftar_anak=array(
"Irvan"=>array("Budi",
"Lisa", "Bagus"),
"Dodi"=>array("sulung"=>"Rizki",
"tengah"=>"Rizal", "bungsu"=>"Rizka")
);
echo "Daftar anak dari Pa Irvan adalah: <br>";
echo $daftar_anak['Irvan'][0] . ", " . $daftar_anak['Irvan'][1]
. ", dan " .
$daftar_anak['Irvan'][2];
echo "<br>Sedangkan anak dari Pa Dodi adalah:
<br>";
echo $daftar_anak['Dodi']['sulung'] . ", " .
$daftar_anak['Dodi']['tengah'] . ", dan " .
$daftar_anak['Dodi']['bungsu'];
?>
|
Satu contoh lagi,
pada contoh dibawah kita akan mengkonversi matriks berikut kedalam PHP
menggunakan Array Multi Dimensi:
Biar lebih mirip matriks sungguhan di pelajaran Em Te Ka disini semua Array akan menggunakan Array
Numerik, kalau yang belum ngerti tentang matriks akan sedikit kebingungan
mempelajari ini. Tapi tenang aja, ini hanya soal baris dan kolom yang
sebenarnya tidak sulit, hanya saja agak membingungkan hehe. Script-nya
kira-kira seperti ini:
|
<?php
$matriks=array(
array(5, 8, 10),
array(8, 5, 7),
array(9, 5, 2),
);
// Matriks diatas menggunakan Array Numerik sehingga index-nya
diberikan otomatis dan dimulai dari 0.
?>
<style type="text/css">
.atas {border-top: 1px
solid black;}
.bawah {border-bottom: 1px
solid black;}
.kanan {border-right: 1px
solid black;}
.kiri {border-left: 1px
solid black;}
</style>
<div style="float:left;">
<h1>
A = </h1>
</div>
<div style="float:left;">
<table>
<tr>
<td class="atas kiri"><?php echo $matriks[0][0];
?>
</td>
<td><?php echo
$matriks[0][1]; ?></td>
<td
class="kanan atas"><?php echo
$matriks[0][2];
?></td>
</tr>
<tr>
<td
class="kiri"><?php echo $matriks[1][0]; ?>
</td>
<td><?php echo
$matriks[1][1]; ?></td>
<td
class="kanan"><?php echo $matriks[1][2]; ?
></td>
</tr>
<tr>
<td class="kiri
bawah"><?php echo $matriks[2][0]; ?></td>
<td><?php echo
$matriks[2][1]; ?></td>
<td class="kanan
bawah"><?php echo $matriks[2][2]; ?></td>
</tr>
</table>
</div>
|
Abaikan saja
atribut class="tambahan".Pada contoh
diatas penggunaan echo $matriks[0][0] berarti
kita akan memanggil dan menampilkan nilai dari $matriks pada baris 1 kolom 1,
dan echo $matriks[0][1] berarti
kita memanggil dan menampilkan nilai dari $matriks baris 1 kolom 2
Selamat
Mencoba dan Semoga Berhasil

0 komentar:
Posting Komentar